Thursday, March 31, 2011

A step forward..~


Personal preference
Follow the Prophet's advise in choosing the right one, put religion first then akhlaq..

The man should be..
- able to make me respect him
- firm
- having sense of humor
- understanding
- talking much
- timely right

Why?
You'll know...

~ disclosed, complete me ~

Monday, March 28, 2011

Hello..??


Out of many jokes, I'd always bear 1..

See the cartoon above? Get the joke, huh?!

Imagine that you're jumping from a tall building..
Reaching level 5 of the building, somebody opens a window..
Asking "Hey, how ya doing??"..
You said: "SO FAR SO GOOD" out loud..
The person closed the window and left..

This joke is always ((ALWAYS)) been shared by Assoc. Prof. Dr. Jamal Badi..
A lecturer from IRKHS Department..
for Critical & Creative Thinking course..

Do you get his point from the joke?

"People always claim and see themselves as they're in a good (as if in a very very perfect) condition although actually they're reaching the bottom @ falling down..At the crucial time, others offered some help (because they see you're falling down), but you declined and they left..By the time you reach the surface, you're dead.."

You wait until you see your failures..
By that time, it's far too late..
You can fix your past..yes..
But need a very hard work and suffer in a longer time..

Yesterday, you slept in sadness and tiredness..
Today you're awake with tears and fatigue..
Tonight you sleep..
Tomorrow get up with...??

Is the story going to be the same again and again??
Are you going to say "Ooohh..My life is so boring.."..
"I'm sorry if I'm a boring person to you.."
"I'm sorry if I always tell you the same story.."
Think again..Where's the BORING came from??

For a leader, you determine your way - to guide your people..
For a subordinate, you determine your way - to ease your leader..
For a person, you determine your way - to get what you want..
For every individual, you determine your way - in whatever you do..

Do you think, if you succeeded with your choice, people won't follow you??

SURELY, they WILL FOLLOW you!
Everybody wants success in life!
Our fitrah..


But the question is, where's the EFFORT -even to change??


Again, who make a 1 definite decision to success??

p/s: Make your life COUNT! http://www.youtube.com/watch?v=bTTJMgVLZMY
noornadiahk@gmail.com

Thursday, March 17, 2011

Capaikan darjat ini..~


Asma' binti Kahariyah Fazari diriwayatkan telah berkata kepada puterinya dihari pernikahan anaknya itu:

"Hai anakku, kini engkau kan keluar dari sarang di mana engkau dibesarkan. Engkau akan berpindah ke sebuah rumah dan hamparan yang belum engkau kenal dan berkawan pula dengan orang yang belum engkau kenali. Itulah suamimu."

Jadilah engkau tanah bagai suamimu (taati perintahnya) dan ia akan menjadi langit bagimu (tempat bernaung). Jadilah engkau sebagai lantai supaya ia dapat menjadi tiangnya. Jangan engkau bebani dia dengan pelbagai kesukaran karena itu akan memungkinkan ia meninggalkanmu.

Janganlah engkau terlampau menjauhinya, agar ia tidak melupaimu. Sekiranya dia menjauhimu, maka jauhilah dia dengan baik. Peliharalah suamimu itu dengan baik. Jagalah mata, hidung dan anggotanya yang lain.

Janganlah kiranya suamimu itu akan mencium sesuatu darimu melainkan yang harum. Jangan pula ia mendengar sesuatu darimu melainkan yang enak dan janganlah ia melihatkan melainkan yang indah sahaja pada dirimu.

Kalau wanita ingin menjadi isteri yang baik, dipihak lelaki juga berhasrat memiliki wanita yang begitu. Mereka (para suami ) ingin benar punya isteri yang menyambut kepulangan dari tempat kerja dengan wajah yang manis dan ceria, senyum menawan, pakaian yang bersih dan wangi dan rumahtangga pula berada dalam keadaan bersih kemas dan terurus. Bila mata sedap memandang, tenang dan damailah hati suami.

Bukan itu saja suami juga bercita-cita memiliki seorang isteri yang boleh menjadi penghibur dirinya, boleh berkongsi masalah dengannya, faham apa yang disenangi, tahu mengambil hati suaminya disamping boleh memberi layanan-layanan yang menyenangkan dan mengembirakan suami. Itulah wanita idaman setiap lelaki. Pendek kata bagaimana lelaki akan dilayani oleh bidadari di syurga kelak begitu jugalah keinginan lelaki berhajatkan layanan dari seorang isteri seorang bidadari rumahtangga. Oleh sebab itu dikatakan rumahtangga yang bahagia itu ialah syurga tentulah ada bidadarinya. Siapa lagi kalau bukan isteri yang solehah yang layak menyandang gelaran bidadari dunia.

Isteri yang solehah akan berusaha memberi wajah jernih pada rumahtangga. Kasih sayang yang lahir adalah hasil dari masing-masing hendak mencari keridhaan Allah, bukannya dorongan nafsu semata- mata. Masing-masing suami isteri meletakkan Allah dan akhirat yang lebih besar dan utama.

Isteri yang solehah tidak terasa hina menjadi pelayan suami, malah sebaliknya rasa bangga dan bahagia kalau boleh melakukan tugas-tugas itu dengan baik dan sempurna. Gembira kerana yakin dengan janji Allah sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah s.a.w yang bermaksud:

"Apabila seorang perempuan mencuci pakaian suaminya, maka Allah mencatat baginya seribu kebaikan dan mengampuni dua ribu kesalahan dosanya, bahkan segala sesuatu yang disinari oleh matahari memohon ampun baginya serta Allah mengangkat seribu darjat baginya."

"Wahai Fatimah, setiap wanita yang mengeluarkan peluh ketika membuat roti, Allah akan membina tujuh parit antara dirinya dengan api neraka. Jarak antara parit itu ialah sejauh bumi dangan langit."

"Wahai Fatimah, setiap wanita yang berair matanya ketika memotong bawang untuk menyediakan makanan keluarganya, Allah akan mencatat untuknya pemberian sebanyak yang diberi kepada mereka yang menangis kerana takutkan Allah."

Siapa yang tidak mau kemuliaan ini hanya dengan melakukan tugas yang ringan? Seorang isteri yang solehah akan sentiasa mencari-cari jalan untuk menyenangkan hati suami dan menutupi ruang-ruang untuk menyusahkan dan mencurigakan suami terhadap dirinya. Dia tidak akan membimbangkan suaminya terhadap dirinya. Maruah dirinya sebagai seorang isteri senantiasa dipelihara dan dijaga kerana itu juga yang menjadi syarat untuk dia mendapat keredhaan Allah dan keselamatan di akhirat nanti.Setiap rumahtangga yang dihuni oleh isteri yang solehah bererti rumahtangga itu telah memiliki perbendaharaan yang termahal di dunia dan di sisi Allah rumahtangga itu mendapat perhatianNya.

Sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud : " Seorang wanita yang solehah itu lebih baik daripada seribu orang lelaki yang tidak soleh dan seorang perempuan yang berkhidmat melayani suaminya selama seminggu maka ditutuplah daripadanya tujuh pintu neraka dan dibukakan lapang pintu syurga dan dia bebas masuk dari pintu mana yang disukainya tanpa hisab."

Isteri solehah biasanya menjadi milik lelaki yang soleh. Tetapi ada juga ketikanya isteri solehah bersuamikan lelaki yang toleh (jahat). Bolehkan kedamaian dan keamanan wujud dalam rumahtangga bilamana suami kufur dengan Allah dan buruk akhlak terhadap isterinya? Isteri yang menghadapi persoalan begini boleh tertekan jiwanya. Ada yang tidak sabar dengan kerenah suami hingga tidak terfikir cara lain untuk menyelamatkan jalan hidup yang dipilihnya melainkan berpisah saja dari suami.

Dalam hal sebegini, si isteri perlu banyak bersabar dan selalu bermunajat pada Allah. Ingatlah mungkin kesusahan yang kita hadapi adalah ujian dari Allah s.w.t. Ada dua maksud Allah mendatangkan ujian yaitu pertamanya ujian itu didatangkan sebagai penghapusan dosa dan keduanya untuk peningkatan darjat disisi Allah.

Jadi jika kita boleh bersabar maka terhapuslah dosa-dosa yang lalu. Sebaliknya tidak mustahil juga itu merupakan peningkatan darjat dari Allah. Kalau tidak diuji, mungkin hati kita akan terpaut benar dengan suami, menyayangi suami lebih dari Allah. Jadi untuk melihat sama ada kita membesarkan suami atau membesarkan Allah maka Allah timpakan ujian itu. Kalau benar hati sayang dan takut pada Allah tentu isteri tidak teragak-agak untuk bertindak membesarkan dan menyayangi Allah daripada suaminya sendiri.

Ingatlah, sejahat-jahat suami kita, tidaklah dia lebih jahat daripada Firaun, sedangkan isteri Firaun, Siti Asiah boleh bersabar menghadapi kesombongan dan keangkuhan Firaun sehinggakan Siti Asiah disenaraikan oleh Allah termasuk di dalam barisan antara wanita-wanita solehah yang dijamin syurga.

Oleh itu kalau suami kita masih belum diberi petunjuk janganlah kita jemu untuk memujuk dan mentarbiah, berlaku baik dan paling penting mohon dan bermunajatlah kepada Allah agar Allah mengubah hatinya untuk tunduk pada perintahNya.

Rasulullah s.a.w pernah bersabda : "Wanita yang taat akan suaminya semua burung-burung diudara, ikan- ikan di air, malaikat di langit, matahari dan bulan semua beristighfar baginya selama mana ia (isteri) masih taat pada suaminya dan diredhai (serta menjaga sembahyang dan puasanya)."
 
 
Abdul Aziz Ar-Ra'uuf
Farum Silaturahmi dan diskusi kehidupan dalam pandangan Islam

Monday, March 14, 2011

A loner in a grateful sober..~


There are times where we don't have to think much..
It's not don't have to, rather no need for it..
We're in total wrong if we think we know everything..
It's okay for knowledge..
But not others' hearts....

There are times where we don't have to ask why..
It's not don't have to, rather no need to know..
We're not lying to ourselves for sure..
It's okay for own truth..
But not to others' excuses....

There are times where we don't have to seek people's help..
It's not don't have to, rather let it be..
We're not always be with them in every single day, time and place..
It's okay for concern..
But not to discard our freedom to live....

There are times....
The closests will fade away..
Unexpectedly sold our hearts..
None about us being their concern anymore..
Ibu always said, "out of sight, out of mind"...
After all, the hearts make distance far far away....
from time to time...

There are times....
The farthest will come closer..
Unexpectedly win our hearts..
All about us being part of their life..
Dad always said, "believe in qada' and qadar"...
After all, these hearts attach to each other, closer and closer....
from time to time...

There are times we don't have to suppress our tears..
It's not don't have to, rather just express it out..
We're in total right if we believe we're the winner..
It's okay for the whole of our lives..
But not to others...

When we're the winner..
Surely they will envy us..
Equilibrium of being worldly-seekers,
as well as gaining outstanding success in having faith in Him...
Sabar is the key..
Then the tears will be more meaningful..

Let sakinah enter here and be with me always...

~ alhamdulillah ~

p/s: Thanks to Ahmad Fauzan and Emmi Natasha for the support and concern..May Allah bless us till the end of this journey..insyaAllah..-ameen-

Friday, February 18, 2011

Doa buat Jodoh..~


Awak..
Awak apa khabar? Awak sihat?
Awak di mana tu?
Awak tengah buat apa?
Awak sibuk ya?
Tak apalah, saya harap awak baik-baik saja..

Awak..
Awak rajin solat tak? Baca Qur’an?
Atau awak pernah tertinggal?
Atau awak sedang membaiki solat awak keseluruhannya?
Dan membaiki bacaan-bacaan dalam Qur’an?
Saya bukan manusia sempurna..
Tapi ada baiknya membaiki dari membiarkan..
Tak apa, kita belajar ya..

Awak..
Siapa yang paling awak sayang?
Mak? Ayah? Abang? Kakak? Adik? Semua?
Kalau ya, macam mana awak tunjuk sayang awak?
Kalau tak, kenapa?
Mereka sayang awak tak?
Kalau ya, macam mana mereka tunjuk mereka sayang awak?
Kalau tak, kenapa?
Rahsia ya? Ok..
Tak apalah, apa-apapun saya harap awak penyayang dan penyabar orangnya..

Awak..
Awak baik tak?
Awak hisap rokok tak?
Awak selalu bersenam tak?
Awak jaga makan tak?
Awak rajin tak?
Awak pembersih tak?
Awak, walaupun awak lelaki, awak kena pandai urus diri..
Awak takkan ‘bunuh diri’ sendiri dengan merokok..
Kalau awak gemuk, tapi sihat, itu mungkin lebih baik..
Kalau awak rajin, bolehlah bantu-bantu saya nanti..
Tak apa, belajar sikit-sikit lama-lama akan biasa..

Awak..
Awak tinggal kat mana sekarang?
Umur awak berapa sekarang?
Kita tak pernah kenal satu sama lain kan, awak?
Kita tak pernah bercakap satu sama lain..
Kita tak pernah bertemu..
Tak apalah, mungkin belum rezeki lagi..

Awak..
Macam mana agaknya awak ya?
Kacak ke, tinggi ke, kurus ke, kuat ke?
Atau sebaliknya?
Saya tak cantik, tak tinggi, tak menarik..
Sudi ke awak terima saya nanti?
Tak apalah, saya harap saya dapat menang hati awak perlahan-lahan..

Awak..
Saya tengok ramai kawan-kawan kita dah berteman..
Awak dah ada teman?
Awak rasa sunyi tak?
Atau awak masih belum berfikir tentang tu?
Tak apalah, awak dulukan mana yang penting ya..

Awak..
Awak nak tahu..
Saya rindu awak..
Bila awak nak datang?
Nanti kalau awak dah nak sampai, beritahu saya ya..
Jangan buat kejutan tau..
Sebab saya nak kena siap-siap untuk sambut awak..
Awak ambillah masa, tak apa, saya boleh tunggu..

Awak..
Awak ada buat istikharah?
Awak ada dapat petunjuk siapa jodoh awak?
Saya ada buat tapi seringkali tersilap jawapannya..
Mungkin niat saya kurang tepat dan doa saya ditangguh dulu..
Tapi, tak apalah, saya akan terus buat sampai saya nampak awak..

Awak..
Pernah tak awak terfikir kalau kita tak sempat berjumpa nanti?
Macam mana kalau awak pergi dulu?
Macam mana kalau saya pergi dulu?
Kita akan jumpa tak di syurga nanti?
Apa-apapun, saya takkan putus berharap kita sempat bersama di syurga dunia..

Awak..
Pernah tak awak dijaga selain mak ayah awak?
Pernah tak awak menjaga orang selain mak ayah awak?
Kalau awak nak tahu, saya nak sangat jaga awak..
Dan saya nak sangat awak jaga saya..
Tak susah, cukup awak dapat didik saya jadi teman yang solehah..

Awak..
Awak nak kahwin sebab apa? Bila?
Sebab ibadah, tanggungjawab, nak teman hidup?
Atau sebab suka, mahukan anak, dan sekadar berhibur?
Yang mana satu prioriti awak?
Walaupun perancangan saya masih jauh..
Saya cuma nak awak nak tahu, saya perlukan awak..
Yang boleh bersama saya hadapi saat susah senang..
Supaya perkahwinan nanti menghadiahkan saya seorang teman..
InsyaAllah, moga-moga sampai ke akhir hayat, awak..

Awak..
Saya tak pernah kenal awak..
Saya tak pernah jumpa awak..
Saya tak pernah dengar suara awak..
Saya tak pernah bergurau dengan awak..
Tapi saya tahu awak tentu ada di sana..

Sebab tu, saya selalu berdoa..

Ya Allah… Kami hamba pelupa, ingatkanlah kami kembali kepadaMu..

Ya Allah… Temukanlah kami..
Ya Allah… Ikatkanlah hati kami..
Ya Allah… Berilah ketenangan dalam hati kami..
Ya Allah… Hindarilah kami dari fitnah dunia..
Ya Allah… Jadikanlah kami hambaMu yang soleh solehah..
Ya Allah… Satukanlah hati kami..
Ya Allah… Tingkatkanlah kesyukuran, kesabaran, keredaan kami dengan pemberianMu..

Ya Allah… Ya Allah… Ya Allah...

Ya Allah… Lindungilah jodohku dari bencana..

Ya Allah… Ampunilah dosa-dosaku, dosa-dosanya..
Ya Allah… Peliharalah jodohku hingga sampai waktu..
Ya Allah… Permudahkanlah urusannya..
Ya Allah… Jauhkanlah hati dan diri kami dari hasad dan takbur..

Ya Allah… Redhailah perjalanannya..

Kurniakanlah petunjuk hidayah kepadanya..
Sayangilah dia sepertimana dia menyayangiMu..

Sungguh, aku amat merinduinya…..

Ini saja yang mampu aku lakukan..

Awak..
Jaga diri baik-baik..
Saya rindu awak, esok-esok mungkin sayang awak..
Walaupun saya tak pernah tahu siapa awak..
Tak perlu terburu-buru..
Sabar saja yang mampu buat hati saya gembira..
Saya akan terus berdoa penuh pengharapan mohon petunjuk Dia..
Saya takkan pernah bosan menunggu awak..
Awak jangan risau ya..

Awak..
Kalau kita tak ada jodoh kat dunia ni..
Awak janji ya..
Awak takkan salahkan Dia..
Awak takkan rasa menyesal..
Awak takkan rosakkan diri awak..
Tak apa, sebab saya percaya pasti ada hikmah..

Awak..
Ingat ni..
Setiap kali awak ditimpa masalah, kesedihan, kemurungan, ujian..
Ceritalah pada Dia, luahkanlah semuanya..
Saya minta maaf saya tak dapat membantu..
Saya hanya manusia biasa..
Yang juga perlukan Dia….

~ allahualam ~